Musik Indie di Kalangan Muda

No comment 250 views
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+

Sebutan indie berasal dari kata independent yang bermakna mandiri atau merdeka. Mengapa demikian? karena musik indie adalah musik yang bergaya bebas dan berdiri sendiri, tidak bergantung pada label musik ataupun perusahaan rekaman. Hal ini menegaskan sebuah perlawanan minoritas. Dimana yang dilawan adalah kapitalisasi dan hegemoni label besar dalam 'memaksakan' karya seni untuk keuntungan materi mereka,

Mungkin sebagian khalayak yang baru mendengar istilah tersebut akan menganggap bahwa musik indie terkesan mirip dengan aliran atau genre musik jazz, pop dan sebagainya, akan tetapi itu jelas berbeda. Sebenarnya indie bukanlah genre musik, melainkan gerakan yang diciptakan oleh musisi, dari mulai recording hingga publishing dimana hal tersebut dilakukan secara mandiri. Para musisi musik indie juga biasanya menciptakan tren mereka sendiri tanpa mengikuti tren dipasaran, sehingga hasil karya mereka lebih bebas dan ekspresif.

Banyak kalangan muda di masa sekarang ini yang menyukai gerakan musik tersebut. Hal ini terjadi karena lirik lagu pada musik indie cenderung puitis dan anti-mainstream, serta cara penyampaian para musisinya memiliki ciri khas masing-masing. Bahkan karena mengekspresikan kebebasan, tidak jarang lirik di dalamnya mengandung kritikan terhadap politik maupun isu sosial. Tidak hanya itu, perkembangan musik indie di Indonesia pun dapat dikatakan sudah mulai merajalela. Dibuktikan dengan maraknya acara-acara musik yang didalamnya banyak band indie yang mengisinya. Bahkan ada pula acara musik yang memang diselenggarakan khusus untuk para penggemar dan penikmat musik indie itu sendiri. Efek Rumah Kaca, Fourtwnty, Stars and Rabbit, Barasuara, dan lain sebagainya, adalah contoh band indie yang karya-karyanya sukses menghipnotis para kalangan muda.

Antusiasme Terhadap Musik Indie

Acara musik indie juga sering digelar di berbagai kota. Salah satunya konser di Kota Semarang bulan Maret 2019 lalu. Perhelatan musik indie tersebut bertajuk Pesta Warna. Acara tersebut diadakan oleh Bejana Karya dibawah naungan salah satu industri rokok terbesar di Indonesia yang bertujuan untuk mewadahi karya-karya kreatif. Sehingga seluruh pengisi acara di dalamnya ialah band-band indie, baik dari Semarang sendiri maupun dari luar kota. Menurut panitia acara saat itu, ada ribuan penonton yang memadati acara tersebut. Para pengunjungnya juga tetap antusias walau sebelumnya hujan sempat mengguyur, tapi mereka memilih untuk tidak beranjak dari depan panggung. Dari acara itu saja, sudah dapat dilihat antusiasme yang cukup tinggi dari para kalangan muda terhadap musik indie. Mulai berminatkah untuk mencoba mendengarkan musik tersebut?

Leave a reply "Musik Indie di Kalangan Muda"