Oprec HMJ Sejarah Undip

No comment 181 views

Himpunan Mahasiswa Jurusan Sejarah UNDIP pada akhir april kemarin mengadakan Open Recruitment atau biasa disingkat “Oprec” Pengurus Hariannya, tepatnya tanggal 25-26 April 2015. Pelaksanaan dilakukan selama dua hari dikarenakan adanya seleksi yang mencapai dua tahapan.

Pada masa kepemimpinan Muhammad Sibghatullah pelaksanaan oprec cukup berbeda dibandingkan pada masa kepemimpinan Wanda Hernawan yang menjabat sebagai Ketua HMJ Sejarah periode sebelumnya.

Terobosan yang diberikan ialah adanya seleksi yang menjadi dua tahapan, di mana pada tahap pertama adalah tahap wawancara, lalu tahap selanjutnya ialah tahapan pada tingkat divisi.

Pada periode oprec ini, yang mendaftar hamir mencapai 60 orang mahasiswa Sejarah dari angkatan 2013 dan 2014.

Pada tahap wawancara pertama, dilakukan pada hari sabtu tanggal 25 april 2015 di ruang TBL. 1.1 Gedung B Fakultas Ilmu Budaya. Penilaian pada tahap pertama lebih ditekankan kepada bagaimana si calon pengurus membawa diri serta bagaimana dia menilai dirinya.

Pada tahap pertama terdapat sekitar 30 orang yang lolos tahap selanjutnya untuk mengikuti tahapan kedua.

Pada tahap kedua, dilaksanakan pada hari minggu tanggal 26 april 2015 di pelataran kampus Fakultas Ilmu budaya. Pada tahap ini semua yang sudah dinyatakan lolos harus mendatangi semua stand divisi dari HMJ Sejarah Undip yang tersebar di berbagai macam tempat di pelataran kampus Fakultas Ilmu Budaya.

Peserta sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan oprec, ini dibuktikkan dengan turunnya hujan pada siang hari tak menyurutkan niat mereka untuk menunggu giliran diwawancarai. Pun ketika beberapa pendaftar yang harus mendapat giliran hingga larut malam.

Setelah wawancara selesai hingga pukul 8 malam, semua panitia masih harus bersikeras untuk menentukan siapa yang akan diterima untuk diajak bekerjasama dalam divisi-divisinya selama satu period ke depan.

Pada pukul 9 malam, panitia mulai memaparkan hasil diskusi di divisinya tentang siapa yang akan dipilih untuk menjadi staffnya. Pada situasi ini, mulai terjadi ketegangan karena adanya satu dua nama yang muncul di berbagai divisi.

Debat argument terjadi cukup panjang, sampai akhirnya Mohammad Irvanior, selaku Wakil Ketua HMJ Sejarah, mengambil opsi Lobi dari masing-masing divisi yang bisa dibilang saling berebut staff.

Lobi cukup berhasil untuk meredakan ketegangan, hingga akhirnya terpilihlah semua staff yang nantinya akan bersinergi pada masing-masing divisi.

Ada sekitar 25 yang akhirnya diterima untuk mengisi pada Bidang Badan Pengurus Harian (BPH), Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa, Penerbitan, Media Komunikasi dan Informasi (MEDKOMINFO), Advokasi kesejahteraan mahasiswa (ADKESMA), Seni Budaya dan Olahraga (SBO) serta Wirausaha.

Pada periode ini ada penambahan bidang di Olahraga, hasil kongres mahasiswa Sejarah menyatakan bidang olahraga harus ditambah menjadi Seni Budaya dan Olahraga atau disingkat menjadi SBO.

Pelantikan Pengurus baru dilaksanakan pada tanggal 30 april di ruang TBL. 1.1 Gedung B Fakultas Ilmu Budaya. Pelantikan dihadiri oleh Ibu Endang selaku Ketua Jurusan Sejarah, Bapak Haryono selaku Sekertaris Jurusan, serta Bapak Rabith sebagai Pembina dari HMJ Sejarah sendiri.

Bapak Mujid selaku Pembantu Dekan III datang mewakili Dekanat, Nailah selaku wakil ketua BEM FIB datang mewakili BEM FIB, serta Hendra sebagai Ketua SENAT Mahasiswa FIB datang mewakili SENAT.

Dengan diadakannya regenerasi pengurus harian HMJ Sejarah, diharapkan dapat mengoptimalkan kegiatan-kegiatan yang ada di lingkungan jurusan Sejarah. Terlebih masa periode pimpinan Muhammad Sibghatullah hanya sampai pada bulan Desember 2015, beliau mengharapkan adanya sinergisitas antar pengurus HMJ maupun dari seluruh Mahasiswa Jurusan Sejarah.

author
SEJARAH UNDIP 13!